It’s Just a Super-sized iPod Touch

Hari ini Apple meluncurkan iPad Tablet. Walau sudah banyak rumor beredar bahwa iPad akan menjadi produk yang inovatif, namun menurut saya iPad cukup mengecewakan. Kesan pertama saya saat melihat video intro adalah bahwa iPad hanya iPod Touch dengan ukuran besar.

Apple releases iPad Tablet today. Regardless the hype that have spread since few months earlier, the iPad is a disappointment IMHO. My first impression when watching the introduction video was it’s just a super-sized iPod Touch.

iPad-Front

Memang tidak dapat dipungkiri iPad memiliki bentuk yang indah. iPad memiliki konstruksi unibody (badang alumunium dan layar dari kaca) yang sangat tipis dan mulus seperti iPod Touch/iPhone. Memang iPad jauh lebih cepat dari iPod Touch, memiliki aplikasi bawaan yang didesain ulang ditambah iBook Store, namun sayangnya tetap berjalan dengan iPhone OS (ver 3.2). Beberapa waktu lalu, Apple meluncurkan iMac baru dengan wireless keyboard dan Magic Mouse, dan yang sebenarnya saya harapkan dari tablet yang akan dikeluarkan Apple adalah sebuah komputer yang berjalan dengan Mac OS X yang memiliki layar multi-touch dan dapet tersambung dengan wireless keyboard dan Magic Mouse.

Well, i can’t deny that the build are beautiful. It’s very thin unibody construction (aluminum body and glass display) with sleek design of iPod Touch/iPhone. Sure it’s much much faster than iPod Touch, have redesign built-in apps plus new iBook store, but it run on iPhone OS (ver 3.2). Some times ago Apple released new iMac with wireless keyboard and Magic Mouse, and what i really hope for new Apple Tablet was a full-function multi-touch screen computer tablet running Mac OS X that could connected with Apple wireless keyboard and Magic Mouse.

iPad Keyboard Dock

Ya boleh dikatakan iPad juga punya aksesoris Keyboard Dock, tapi bukan itu yang saya maksud. Jika punya tablet layar multi-touch yang menggunakan Mac OS X, menurut saya kita dapat melakukan hal-hal berikut:

  • + multi-tasking
  • + menggunakan Photoshop, Illustrator, atau yang sejenisnya lebih baik walau tanpa menggunakan Wacom
  • + dapat melakukan semua aktifitas yang tidak terlalu menggunakan keyboard (nonton film, browsing internet, chatting, mendengarkan musik, baca-baca ebook, dan lainnya) dengan kemudahaan multi-touch dan virtual keyboard
  • + dan tetap dapat melakukan semua aktifitas yang sangat memerlukan keyboard dan mouse (tulis blog, membuat makalah, membuat slide presentasi, main game first-person shooting, dan lainnya) dengan menggunakan wireless keyboard dan Magic Mouse.

Okay you can say the iPad has Keyboard Dock Accessory, but that’s not the point. If you have multi-touch tablet with Mac OS X, in my opinion, we can do:

  • + multi-tasking
  • + using Photoshop, Illustrator, or anything similar better even without Wacom
  • + do all non-typing-intensive activities (watching movie, browsing, chatting, listening to music, read some e-book, whatever) with the ease of multi-touch and virtual keyboard
  • + and yet you still can do typing-intensive activities (writing blog, make a paper, make some presentation slide, play first person shooting game, and so on) with wireless keyboard and Magic Mouse.

Hampir semua fungsionalitas iPad dapat dilakukan menggunakan iPod Touch atau iPhone, namun dengan ukuran layar 9,7 inchi membuat iPad kurang cocok sebagai mobile device (tidak bisa dimasukan ke kantong baju atau celana!). Bagaimana untuk dirumah, kantor, atau kampus? Sepertinya saya lebih memilih menggunakan Macbook. Tapi mari kita lihat sisi positifnya, iPad mampu untuk mendorong inovasi dan teknologi semakin maju kedepan. Saya sangat menantika inovasi-inovasi selanjutnya, namun untuk saat ini – tidak terimakasih.

You can do most iPad functionality with iPod Touch or iPhone, the problem is iPad is no longer a mobile device with its 9.7-inch display (you can’t put iPad in your pocket!). For home, office, or college? Nah, i rather use a Macbook. But hey, look at the positive side, the iPad still able keep push the innovation and technology forward. Looking forward for the next innovation, but in the meantime – thanks, but no thanks.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>