Pada hari pertama lebaran, kami sekeluarga melakukan kegaiatan rutin antara lain nyekar dan berkunjung ke rumah kerabat yang ada di Cirebon dari selepas shalat Ied hingga menjelang Ashar. Sepanjang perjalan pulang ke hotel, kakak saya tiba-tiba merasa lapar dan mencetuskan ide untuk mencari cemilan, dan sekeluarga pun setuju. Awalnya kami memutuskan untuk memesan sebuah pizza di jalan Kartini, tetapi pupus harapan untuk menikmati pizza di sore hari karena Pizza Hut masih tutup dengan rapihnya. Belum hilang semangat untuk mencari cemilan, kami langsung jalan ke arah hotel berharap satu atau dua pedagang makanan di pinggir jalan dekat hotel sudah ada, dan ternyata tak terlihat satu tenda pun yang berdiri di pinggir jalan.
On the first day of lebaran, our family do some routines such as ‘nyekar’ and visiting relatives house in Cirebon from after Ied prayer until evening. On the way back to hotel, my big brother suddenly feels hungry and pop-up an idea to have some snacks, and all of us agree to that idea. At first we decided to order a pizza at Kartini street, but we lose our chance to enjoy an evening pizza are vanish because the Pizza Hut is neatly close. Still in high spirit to grab some snacks, we continue our journey to the road right in front of the hotel, hoping that there’s one or two snack seller on the road. Unfortunately, not even a single seller is there.
Karena desakan perut yang terasa (agak) lapar, akhirnya kami memutuskan untuk memesan cemilan dari restoran ‘fast food’ yang biasanya ada di mana-mana (baca: McD). Berbekal nomor sakti (14045) saya melakukan panggilan untuk memesan makanan, dan berikut adalah catatan panggilan yang (kurang lebih) saya lakukan:
A little hunger sensation drive us to order snacks from a fast food restaurant that usually can be found anywhere you go (read: McD). With the ultimate number (14045) in hand, i made a call to order some food, and here’s (much less) the conversation log:
*… tuut … tuut … lalu panggilan diangkat oleh seorang mas-mas
McD : McD Delivery, bisa saya bantu?
Saya : Iya, mau pesen mas
McD : Bisa disebutkan pak nomor telepon yang bisa dihubungi?
Saya : 08xx xxxxxx (* bukan nomor telepon saya *)
McD : Atas nama bapak Aji, alamatnya di rumah sakit xxx ya?
*tuut … tuut … then a guy picked up the call
McD : McD Delivery, is there something i can help sir?
Me : Yes, i want to order a delivery.
McD : Please state your phone number sir
Me : 08xx xxxxxx (* not mine *)
McD : it’s under Mr. Aji, and the location are xxx hospital sir?
lah kok rumah sakit?
what? a hospital?
Saya : oh bukan, saya sekarang sedang di Cirebon
McD : Cirebon ya … di daerah Jawa Tengah ya pak?
Me : No, it’s not. I’m in Cirebon right now.
McD : is it in Center Java sir?
Cirebon kok bisa nyasar ke Jawa Tengah? Gimana sih…
what the … how come Cirebon is in Center Java?
Saya : bukan di Jawa Tengah, di Jawa Barat
McD : Oo.. Jawa Barat ya…
Me : It’s not in Center Java, it’s West Java.
McD : I see … in West java …
lalu terjadi kesunyian sejenak…
there’s a silence in a moment…
McD : Maaf pak, di Cirebon tidak ada cabang McD yang terdekat
Saya : Lah, di Cirebon ga ada McD mas?!
McD : Iya pak, tidak ada.
Saya : Terimakasih
McD : I’m sorry sir, it seems there’s no McD branches available in Cirebon
Me : there’s no McD in Cirebon?!
McD : That’s right sir.
Me : Thank you.
Lalu saya menutup telepon dengan rasa penasara, masa iya ga ada McD di Cirebon? Lalu saya mencoba untuk telepon kembali ke nomor sakti, siapa tahu mas-masnya lagi blunder.
I hang up the phone with some odd feelings, is it true that there’s no McD available in Cirebon? Thus i try to call 14045 once again, who knows that the previous operator was making a mistake.
*… tuut … tuut … kali ini yang mengangkat mba-mba
McD : McD Delivery, ada yang bisa saya bantu?
Saya : Iya mba mau pesen..
McD : Nomor telepon yang bisa dapat dihubunginya pak?
Saya : 08xx xxxxxx (* dan bukan nomor telepon saya *)
McD : Atas nama bapak Aji, alamatnya di rumah sakit xxx ya?
Saya : bukan mba, saya sedang di Cirebon sekarang.
McD : Cirebon ya pak … dekat daerah Bogor ya pak?
*tuut … tuut … this time a female operator picked up the call
McD : McD Delivery, may i help you with something sir?
Me : I want to order a delivery please
McD : Your contact number sir?
Me : 08xx xxxxxx (* still not mine *)
McD : It’s under Mr. Aji on xxx hospital?
Me : No, i’m in Cirebon.
McD : Cirebon … is it near Bogor sir?
aduh ini mba malah ngira Cirebon itu deket Bogor…
geez … now she guess Cirebon is near Bogor …
Saya : ga deket Bogor mba, di Jawa Barat (* dengan nada heran yang sama *)
McD : bukan dekat bogor ya pak? …
Me : It’s not near Bogor miss, it’s in West Java.
McD : So it isn’t near Bogor …
Terjadi kesunyian yang sama … saya merasa dapat menebak apa yang si mba nya akan katakan.
here goes the same a moment of silence … even i have a hunch what her answer will be.
McD : Di Cirebon tidak ada cabang McD yang buka pak …
Saya : O begitu, terimakasih.
McD : Unfortunately, there’s no McD branches in Cirebon sir.
Me : I see… Thank you.
Saya menutup telepon, dan masih terheran-heran. Belum ingin menyerah (demi BigMac), saya mencoba hubungi (0231)108.
I hang-up the phone and still curious about it. I’m still not giving up the snack (BigMac) and try to call (0231)108.
* tuut … tuut … dan yang menjawab ternyata mesin
108 : Silahkan hubungi direktori telkom daerah Bandung
* tuut … tuut … and the one who picked up the call is a machine.
108 : Please call Telkom Directory for Bandung area
Saya menutup telepon dan menghela nafas panjang. Ternyata selain ga ada McD, Cirebon juga ga ada 108 sendiri. Ya sudah, saya coba hubungi (022)108.
I put the cellphone down for a moment and take a deep breath. It seems that only Cirebon doesn’t have any McD, but also 108 directory. Oh well, i just try call (022)108.
*tuut … tuut … kali ini yang mengangkat mas-mas lagi
108 : Selamat sore, ada yang bisa dibantu?
Saya : Iya, mau tanya nomor telepon McD cabang Cirebon.
108 : Ditunggu sebentar ya pak …
* tuut … tuut … it’s a guy again.
108 : Good evening sir, what can i do for you?
Me : I would like to know phone numbers for McD branches in Cirebon please.
108 : Just one moment sir …
Lalu saya menunggu jawaban dari mas-mas nya dengan harapan tinggi …
I’m waiting for his response with hope…
108 : Maaf pak, nomor telepon McD untuk cabang Cirebon tidak terdaftar.
Saya : O begitu … Terimakasih banyak.
108 : I’m sorry sir, McD branches in Cirebon are not registered in our directory.
Me : I see … Thank you very much.
Selamat tinggal BigMac …
So much for my BigMac …
Hilangnya McD sebagai harapan sumber cemilan tidak menghilangkan rasa lapar yang terasa. Kami berdiskusi untuk cari sumber cemilan lain, dan akhirnya diputuskan untuk mencoba KFC. Saya coba kembali menghubungi (022)108 dan untuk singkatnya saya mendapatkan nomor telepon KFC cabang Cirebon. Tidak sabar untuk segera memesan, saya menghubungi nomor yang baru saja saya dapat.
Although McD food chances as our evening snack are vanished, our hunger are still remain. We have further discussion and decide to try KFC. I recall (022)108 and, to make long story short, i got the numbers. I eagerly call the KFC using the numbers i just got.
*tuut … tuut … sekarang gantian mba-mba yang mengangkat
KFC : KFC, ada yang bisa dibantu?
Saya : Saya mau pesan untuk delivery.
KFC : Maaf pak, untuk delivery silahkan hubungi 14022.
Saya : Lah, ga bisa langsung mba?
KFC : Tidak bisa pak, harus dari 14022.
Saya : Yasudah, terimakasih mba.
* tuut … tuut … it’s a woman again.
KFC : KFC, may i help you?
Me : I want to order a delivery please
KFC : I’m sorry sir, please call 14022 for delivery orders.
Me : What?! Can’t i just make an order directly from here?
KFC : No sir, you must make an order using 14022.
Me : Oh well … thanks.
Saya kembali menghela nafas panjang dan berusaha untuk tetap sabar. Lalu saya menghubungi 14022 dengan harapan kali benar-benar bisa pesan cemilan, dan akhirnya saya menghubungi nomor yang benar. Setelah tertunda cukup lama, kami akhirnya bisa menikmati cemilan sore yang telah dinanti dari tadi.
Again, i take a deep breath to calm myself. I call 14022 and hopefully there won’t be a problem this time, and at last i’m on the right track. After a long wait, we finally able to enjoy an evening snack.
Ternyata untuk mencari cemilan saja susah. Ya paling tidak saya belajar hal baru dari peristiwa ini.
It give me so much trouble just to have some snacks. But at least, i learn something from it.
What lesson hun?
lah..di hotel kan? kenapa ga pesen makanan hotel aja?
@indz:
the lesson is next time we must bring some pop mie
@rani!:
nah, hotelnya ga ada restoran atau sejenisnya, cuma jual minuman aja.
wah baru tau ada untuk daerah jawa barat order McD nya via 14022 .. hehe
14022 itu order KFC, bukan McD
aku udah pernah coba 14022 tp belum bisa dihubungi tuh..huhu
14022 yang udah jalan baru di Jawa Barat. Klo di Jakarta ga tau deh
yg 14022 respon nya gimana, lelet jg ngak ??
Saya sudah coba order ke KFC 14022. Cepet banget! Keren de Pokoknya! Trus Ditawarin puding dengan yang fla yang manis juga.. Enak juga.. U orang bole pesen la…!
Karena sudah spesifik untuk Jabar makanya dia cepet. Dan memang kebetulan di Cirebon nya sendiri ada KFC.
Klo ga ada KFC paling bakal ribet kayak waktu telepon McD nya, hehe.
Lebaran Idul Fitri sebentar lagi tiba