Ada yang tahu tentang tantangan Super Extra Hot Ramen di Gokana Teppan? Bagi yang belum tahu bisa dilihat disini nih di tempatnya Upik. Kami merayakan hari kemerdekaan dengan mencoba tantangan tersebut ditemani Diaz yang sudah jauh-jauh datang dari Cikarang. Ternyata banyak juga ya merayakan hari kemerdekaan dengan makan siang di Gokana Teppan, kami harus mengantri karena restorannya penuh. Sembari menunggu, kami melihat-lihat foto yang ada di Wall of Fame sambil sedikit berkhayal bisa ga ya foto kami terpampang disitu, hehe.
Do you know about Super Extra Hot Ramen challenge in Gokkana Teppan? You can read the details here in Upik‘s place if you don’t. We celebrating independence day by trying to fulfill the challenge, accompanied by Diaz that came to Bandung from Cikarang. It seems that there are many people celebrating independence day by lunch in GK (Gokana Teppan). We forced to wait our turn to have some seats since the restaurant is full. We took a brief look on photos at the Wall of Fame while waiting for the seats and wondering whether our photo will be one of them, hehe.
Tidak lama kemudian akhirnya kami dapat tempat duduk juga. Setelah melihat-lihat menu akhirnya saya memesan Super Extra Hot Ebimaki Ramen dan Indz memesan Super Extra Hot Chicken Ramen. Untuk berjaga-jaga, saya memesan jus melon sebagai penangkal pedas jika dibutuhkan. Entah mengapa ramen-nya datang cukup lama, biasanya cepet. Mungkin direbusnya lama biar kuahnya panas banget, mentang-mentang judulnya “Super Extra Hot”.
Soon after we have our turn to seat at last. After screening the menu i decided to order Super Extra Hot Ebimaki Ramen while Indz order Super Extra Hot Chicken Ramen. I also order a melon juice, just in case if i need it to counter the hot taste. For some reason it takes a long time for the ramen to came to our table, very unusual. Perhaps they boil it long enough to make it hotter since the title of the challenge are Super Extra Hot.
Setelah penantian yang cukup lama akhirnya datang juga ramen-nya dengan kuah panas yang masih mengeluarkan uap. Saya iseng menanyakan ulang aturannya ke waiter, hitung-hitung mengulur waktu sedikit supaya kuahnya agak mendingin, walaupun ujung-ujungnya tidak terlalu berpengaruh. Setelah waiternya memutar penghitung waktu, tantanganpun dimulai.
After a long wait, the ramen came with some steam on the air. I asked the waiter to brief us the rule once more to buy some time hoping the ramen would be a little bit colder, unfortunately it was vain. The challenge begun right after the waiter set timer, here goes nothing.
Menit-menit awal masih tidak ada masalah, kami masih bisa melahap ramennya dengan santai walaupun harus diakui ramennya memang SANGAT pedas. Bagian yang paling sulit, memakan waktu paling banyak, dan penuh dengan perjuangan adalah pada saat menghabiskan kuah. Kalau masih ada ramen dan isi yang lain rasa pedas masih dapat diredam sedikit, tapi kalau sudah tinggal kuah ini sama saja minum sari cabe.
In the first five minutes we could easily ate the ramen without any problem, although i have to admit it was REALLY hot. The toughest, full of struggle, and time wasting part are when we have to drink all the soup. It would be easier if there’s something else to eat with the soup because it taste like a pure chilli soup.
Walaupun sudah lebih dari 10 menit berlalu, kuah dari ramen kok rasanya ga abis-abis ya. Saya sampai harus minum jus melon berkali-kali untuk menenangkan perut yang sudah mulai panas akibat minum kuah yang super pedas itu.
It feels like the soup never decreased in volume even after 10 minutes pass. I forced to drink the melon juice again and again to calm my burning stomach because of that super hot soup.
Setelah 13 menit berlalu, Indz sudah menghabiskan ramen-nya lalu mengangkat tinggi-tinggi tanda Super Extra Hot Ramen. Kemudian seorang waiter datang untuk memeriksa kalau mangkuknya benar-benar sudah bersih dan akhirnya peluit pun berbunyi disusul bunyi genderang kemenangan dan sorak sorai “Yatta!!… Yatta!!”.
After 13 minutes, Indz already finish eating the ramen and rise the Super Extra Hot Ramen sign. A waiter came and check whether the bowl are clean and then he blew the whistle followed by victory drum and yell “Yatta!!… Yatta!!”.
Lalu bagaimana dengan saya? Masih ada kuah sedikit serta ebimaki dan salad yang harus dihabiskan. Setelah berjuang sedikit lagi, akhirnya 3 menit kemudian saya pun mengangkat tinggi-tinggi tanda yang sama dan genderang kemenangan pun kembali berbunyi. Akhirnya selesai juga.
How about me? Well, there’s some soup left and i still have an ebimaki and salad to chew. After struggling a little bit more, i finish the ramen 3 minutes after and the victory drum performed once again. At last it’s over.
Setelah menghabiskan satu porsi penuh ramen yang sangat pedas itu, perut saya terasa sangat penuh dan panas. Untungnya masih ada sisa jus melon untuk sedikit meredakan rasa panas di perut. Tidak lama kemudian waiter yang sama menyerahkan voucher makan gratis paket Gokana 6 dan voucher tersebut ternyata berlaku hingga Oktober. Lumayan lah ^_^
My stomach feels very full and hot after ate a whole very spicy ramen. I still have some melon juice to make my stomach feel a little bit better fortunately. Not long after we took a short break, the waiter gave us the free Gokana 6 meal voucher that valid until October. Nice ^_^
Tampaknya pupus sudah harapan foto terpampang di Wall of Fame. Satu porsi saja sudah seperti itu, padahal untuk masuk Wall of Fame harus minimal 3 kali menang. Hari ini saya memutuskan untuk tidak makan malam, sampai saat saya menulis ini perut saya masih terasa penuh. Walaupun makan Super Extra Hot Ramen adalah sebuah perjuangan yang berat untuk seseorang yang kurang suka pedas, mencoba tantangan seperti ini seru juga ^_^
But apparently our photo won’t be placed on the Wall of Fame. It gave us a lot effort to finish one portion while we have to win the challeng 3 times to make ourselves placed in the Wall of Fame. I decided not to have any other meal today. My stomach still feels full even when i write this post. Eventhough it was a great struggle for someone who dislike spicy food like me to eat that Super Extra Hot Ramen, trying a challenge like this are quite fun ^_^





Hehe. Aq si doyan pedes ga kaya mas
. Coba ekspresi mas waktu itu juga d ceritain 
Awas efek samping
wah,, akhirnya postingan saya di blog gak sia sia.
ada yg berani nyoba beneran, hehe…
.
Gimana? pedes mampus ya?
Btw, selebrasinya mas-mbak di sana cukup heboh kan? hehe
Yatta..yatta..yatta..:D
Seru abiz ni.coz aq yg da dt4 kejadian nglihat mrk ber2 berjuang bt nghabisin Super Extra Hot Ramen..yg ce dg muka yg seriuz mkn mie ramennya n yg co dg muka tegang n keringat dingin saat2 terakhir penghabisan soup..hahaha.
Oou..but im so proud of them.they can finish this very well.
Friend,it’s so nice holiday for me..thank u.:)
tapi kalo makan cepet2 gitu, jadi ga menikmati, ya ga sih? :-s
pas makan isi ramennya (mie, telor, sayur, dan baso) sih masih menikmati…
tapi mas ngabisin kuahnya itu… ga menikmati baru…
wah, tyo ikutan yaa
hebat hebat
klo gw ikutan, nyium bau kuahnya aja udah merinding ampe pala gatel.. mending gw kasi mba2 nya aja suruh abisin wkwkwkwk
indz juga ikutan Ni, indz juga hebat dong, hehe
. Wah sama ma tyo, kalo kepedesan suka garuk2 kepala juga ^^
ternyata bukan gw aja ya yg klo kepedesan kepalanya gatel
hahaha iya… indri juga
emang yo, gatau kenapa gw juga klo kepedesan pala ikutan gatel.. kata dina ade nya dia juga gitu
banyak juga ya
baguslah, tadinya gw kira gw aneh sendiri klo kepedesan kepada gatel.. ternyata nggak
yaah….
muka mencerita gara2 pedesnya ga keliatan…
kan pengen tau
Aku minggu lalu ke Gokana juga ditawarin ikutan, tapi pada ga mau semua tuh. hehe…
Hehe, kan uda abis ramennya
.
FYI, ternyata promonya cuman mpe akhir agustus ^_^
Hegh? Kuahnya harus diabisin juga??
)
Yup, harus habis sampai tetesan terakhir
wew, indri yah ternyatah… badan boleh kurus
iya nih jeng
duh duh makasih ya dibilang kurus
*baru aja naik sekilo T_T*