Opera 9.5 review

Opera versi 9.5 sudah hadir ^_^
Setelah cukup lama menunggu akhirnya keluar pop-up saat lagi browsing yang mengatakan bahwa Opera 9.5 sudah keluar. Tidak pikir panjang langsung saya download dan upgrade ^_^

At last, Opera 9.5 is here ^_^
When a pop-up saying that Opera new release have arrive it’s only a split second for me for deciding to download it and upgrade my Opera ^_^

Begitu selesai upgrade tadinya saya ingin langsung melakukan tes performansi teknis dari Opera 9.5, tapi saya lupa kalau script untuk tes nya hilang bersama laptop >_<. Ya kalau begitu yang bisa saya review tidak sampai tes performansi ya, mungkin lain kali saja ^_^

I really want to test its performance soon after I finished upgrading Opera, but I totally forgot that the script I used for testing browser performance are gone along with my laptop >_<. Well, maybe next time ^_^

Perubahan yang paling mencolok adalah dari sisi tampilan. Tema dasar dari Opera 9.5 jauh lebih gelap dibandingkan versi-versi sebelumnya dan lebih glossy.

At first glance, the first I notice are some major changes on its interface. Opera 9.5 default skin are darker and more glossy than the previous version.

opera-950-0

Yang membuat terlihat lebih gelap adalah icon-iconnya yang berbentuk siluet dan tab bar yang berwana hitam. Perubahan pada tab bar juga terjadi pada tombol ‘New Tab’ yang selalu mengikuti posisi tab terakhir.

What makes it darker are the silhouette icons and black tab bar. The ‘New tab’ button is also changed to become dynamic tailing position of the last tab.

opera-950-1

Beberapa pengguna Opera tidak menyukai perubahan ini, tombol New Tab berkesan mengikuti IE 7 dan tampilan glossy mengikuti IE7 dan Firefox 3 (walau menurut saya pribadi masih bagusan Opera ^_^). Ukuran tab bar agak lebih besar dibandingkan skin standar versi sebelumnya dan border dari setiap panel agak tebal, jadi terkesan agak sesak dibandingkan versi sebelumnya.

Some Opera users kinda dislike these changes. The ‘New Tab’ button more like following IE7 new tab and glossy skin more like imitating IE7 and Firefox 3 (but I think Opera is better though ^_^). Tab bar size and panel border are bigger that previous version, taking a lot space in the screen.

Pada versi kali ini, status bar secara default ditampilkan dan berisi beberapa icon yang berhubungan dengan tampilan web seperti zoom dan fit width.

Status bar now are visible by default with some view icon such as zoom and fit to width.

opera-950-2

Yang cukup terlihat mengganjal dari tampilan adalah warna sidebar dan dengan panel yang lain kurang menyatu dengan baik.

Side bar back-color seems odd and not blend very well with other panel.

opera-950-5

Walau terdapat beberapa kekurangan dari segi tampilan, secara keseluruhan lumayan baguslah ^_^.

Although there’s some minor set back, overall it’s quite good for me ^_^

Dari segi fitur, terdapat perubahan yang cukup menyenangkan pada email client Opera, yaitu jika punya akun email banyak maka secara otomatis akan terbentuk folder yang untuk setiap akun. Kalau dulu saya harus membuat filter untuk memisahkan email miliki akun mana, sekarang sudah tidak perlu lagi ^_^

Okay, now let us talk about improvement. On mail, Opera automatically make a folder for each your email account. It’s pretty convenient since I don’t have to make some filter to separate email for each account I used to be ^_^

Salah satu fitur baru dari Opera 9.5 adalah Opera Link dimana kita bisa menyimpan data-data seperti Bookmark, Speed Dial, Personal Bar, dan Notes ke akun di My Opera dan bisa di-sinkronisasi dengan Opera di komputer lain atau dengan Opera Mini 4 di handphone.

One of the new feature that Opera 9.5 have is Opera Link. You can use it to store some data like Bookmark, Speed Dial, Personal bar, and Notes to your My Opera account and synchronize it with Opera in your other computer and Opera Mini 4 in your cellphone.

opera-950-3

Jika sinkronisasi berhasil, di pojok kiri bawah seharusnya muncul icon seperti ini.

If the synchronization are succeed, an icon will show up on bottom left corner.

opera-950-4

Engine yang digunakan Opera megalami beberapa peningkatan (katanya sih, belum sempat saya tes). Peningkatan yang cukup terasa yang pertama adalah start-up jadi lebih cepat, dan yang paling menyenangkan adalah penghematan memory yang cukup signifikan. Jika Opera saya diamkan saja tanpa melakukan aktifitas apapun, konsumsi memory terendah yang tercatat oleh saya hanya sebesar 2400-an KB ^_^

Opera 9.5 use improved engine (or so they say, I haven’t fully tested it yet) that makes start-up time much faster and memory consumption are optimized significantly. For example, if make my Opera idle without doing any activities, the lowest memory consumption that I recorded are about 2400 KB only ^_^

Opera 9.5 tetap mempertahankan dukungan standar yang ada pada Acid2, terbukti dengan si wajah kuning tetap terlihat dengan jelas.

Opera 9.5 are still support W3C standard since we still can see the yellow face smile clearly.

opera-950-acid2

Peningkatan terjadi pada dukungan pada standar W3C pada tes Acid3, tetapi sayangnya dukungan terhadap standar baru masih belum sempurna dan hanya mendapat skor 83.

There’s improvement on new web standard support although it’s not complete yet. Opera 9.5 only got 83 point score on Acid3 test.

opera-950-acid3

Sepertinya hanya itu saja yang bisa saya review mengenai Opera 9.5 baru. Sayangnya Firefox versi 3 masih RC, masih belum bisa di-review. Ditunggu saja ya ^_^

That’s all for the review of the new Opera 9.5. Unfortunately, Firefox 3 is still RC so I ca’t review it yet. Just wait for the review, okay? ^_^

6 thoughts on “Opera 9.5 review

  1. iya lumayan :D
    gw pake skin yg mirip sama skin default, tapi warna tab nya jadi orange klo aktif, biar lebih keliatan mana aktif :D

  2. wah.. rajin ngereview yah

    btw.. kalo mo develop site bwt preview di opera, apa yah toolsnya yang lengkap?

    aku cuman nemu ff yang lengkap bwt devel

  3. Setahu saya Opera sendiri sedang mengembangkan web development tool sendiri dengan nama Opera Dragonfly.

    Sayangnya tool tersebut masih dalam tahap pengembangan. Di Opera 9.5 sudah bisa memakai tool tersebut walau masih belum sempurna, untuk menggunakannya pilih menu Tools -> Advanced -> Developer Tools

    Semoga membantu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>